GIS · Interior Contractor
GIS · Interior Contractor

Tips & Trick

Mengenal Tipe dan Karakteristik Arsitektur Mediterania

October 30, 2017

Ada banyak jenis gaya desain interior yang populer di Indonesia, salah satunya adalah arsitektur mediterania. Bukan hanya rumah, kantor juga bisa mengadaptasi jenis arsitektur tersebut. Jika ruangan kerja kantor Anda akan mengadaptasinya, ketahui dahulu sejarah, tipe, dan karakteristik arsitektur mediterania di bawah ini.

 

Mengenal Tipe dan Karakteristik Arsitektur Mediterania via Pexels
Mengenal Tipe dan Karakteristik Arsitektur Mediterania via Pexels

Sejarah Interior Mediterania

Unsur desain interior Mediterania tak lepas dari Yunani, sebagai asal mula gaya arsitektur ini. Penggunaan warna, tekstur, dan material berpengaruh pada kondisi geografis yang cenderung sejuk dengan intensitas matahari sedang serta terpaan angin yang cukup tinggi.

Tipe Gaya Interior Mediterania

Gaya desain interior mediterania dapat Anda temukan pada negara-negara Eropa, seperti Italia, Yunani, dan Spanyol. Hal inilah yang membuat tipe arsitektur mediterania di setiap negara memiliki unsur yang berbeda dan memengaruhi perkembangan desain secara umum. Apa saja perbedaan setiap negara?

  • Tipe Mediterania ala Yunani

Gaya mediterania ala Yunani dipengaruhi oleh kondisi dan unsur alam setempat. Maka Anda akan menemukan dinding plesteran dan lantai kayu putih dengan aksen biru kobalt atau turquoise & furniture modern sehingga memberikan kesan yang santai.

  • Tipe Mediterania ala Italia

Berbalik dengan sebelumnya, tipe mediterania ala Italia menekankan penggunaan warna bumi, seperti oranye, merah tua, dan kuning. Material yang digunakan pada lantai adalah kayu, batu kasar, dan dinding plesteran dengan warna cokelat.

  • Tipe Mediterania ala Spanyol

Gaya mediterania ala Spanyol lebih “ramai” jika dibandingkan dengan sebelumnya. Penggunaan warna cerah dan mural mosaic yang menampilkan batu biru kobalt, kuning atau merah tua tampak umum pada interior di Spanyol. Bahkan hal tersebut juga diterapkan pada furniture, mulai dari bingkai cermin, meja, lampu, dan vas.

Karakteristik Arsitektur Mediterania

Ketiga tipe di atas tentu memiliki karakteristik yang berbeda. Namun, seperti apa karakteristik arsitektur mediterania?

  • Furniture. Baik Yunani, Spanyol, maupun Italia, memiliki model dan bentuk furniture yang berukuran besar dan terbuat dari kayu. Sampai saat ini, furniture dengan ukuran besar juga kerap digunakan sebagai lemari penyimpanan.
  • Dapur. Arsitektur dapur pada mediterania menggunakan warna kuning tua, putih, dan dinding putih yang dipasangi ubin. Material seperti marmer, granit, dan batuan alam lainnya juga digunakan pada permukaan meja di dapur. Jendela pada dapur dibuat dalam ukuran besar sehingga enjadi tempat penyimpanan tanaman.
  • Dinding dan Lantai. Karakteristik ruangan dengan interior arsitektur, khususnya pada dinding adalah penggunaan dinding semen yang dilapisi wallpaper atau Sementara pada ubin menggunakan batu atau ubin terakota.

See Also: