GIS · Interior Contractor
GIS · Interior Contractor

Tips & Trick

5 Referensi Gaya Desain Interior untuk Kantor

September 28, 2017

Salah satu fungsi dari desain interior kantor adalah merancang tata ruang, penggunaan furnitur alat kerja, hingga pencahayaan menjadi suatu dekorasi yang nyaman untuk ditempati. Perusahaan atau jasa interior kantor juga mencegah pemborosan ruangan yang dapat mengganggu aktivitas karyawan.

 

Untuk menciptakan desain interior yang tepat sesuai dengan identitas perusahaan, sebuah kantor membutuhkan jasa desain interior kantor. Ada beberapa alasan kenapa Anda membutuhkan jasa desain interior.

 

  • Membantu perusahaan merancang interior kantor yang dibutuhkan.
  • Menciptakan tampilan ruang kerja kantor lebih teratur, rapi, dan nyaman.
  • Merancang dan menataletakkan furnitur yang sesuai dengan tata letak ruangan.
  • Membuat tampilan perusahaan dengan desain interior sesuai branding

Ada beberapa gaya desain interior kantor saat ini. Jika Anda bingung dan sedang mencari referensi, inilah list-nya.

 

Baca Juga: 5 Tips Memilih Office Interior Contractor

Desain Interior Bergaya Minimalis

Anda pasti tak asing dengan gaya desain interior satu ini. Gaya minimalis kerap diterapkan pada ruangan yang tak begitu luas. Ada beberapa cirinya, seperti penggunaan furniture yang sedikit, hanya terdiri dari beberapa warna, dan menghilangkan pembatas antar-divisi.

Desain Interior Bergaya Kontemporer

Desain interior kantor bergaya kontemporer memiliki nuasa yang hangat dan dingin dalam waktu bersamaan. Gaya ini menghilangkan pernak-pernik pada ruangan dan menempatkan warna-warna netral pada ruangannya. Ciri yang paling menonjol adalah pencahayaan dimana local point berupa sorotan cahaya lampu.

Desain Interior Bergaya Playful

Kantor dengan gaya playful bisa Anda contoh dari Google dan Facebook. Nuansa homey dan playful bisa Anda rasakan seolah memasuki taman bermain. Cirinya mengombinasikan warna pada dinding, lantai, pintu, pajangan, ataupun bangku. Hal yang membedakan desain interior ini adalah penempatan beberapa mainan pada ruangan untuk menghilangkan penat karyawan.

Desain Interior Bergaya Industrial

Gaya industrial tak hanya ditemukan pada pabrik ataupun café. Perusahaan yang bergerak pada bidang kreatif bisa menggunakan desain interior bergaya industrial yang menonjolkan unsur material, seperti dinding batu bata, beton, kayun, atau baja yang membuat tampilan lebih santai.

Desain Interior Bergaya Retro

Retro berkembang pada 1930 hingga 1970 yang sifatnya atraktif. Gaya ini memberikan sentuhan klasik pada ruangan. Desain interior bergaya retro bercirikan warna-warna atraktif, cerah, dan tajam, seperti pink, merah, kuning, orange, atau biru dengan tambahan motif geometris. Gaya retro juga bisa diaplikasikan pada aksesori ruangan, seperti lukisan hingga vas bunga.

See Also: